Aku rasa setiap orang pernah merasakan kehilangan. Untuk pertama kalinya aku kehilangan diriku sendiri. Kehilangan banyak hal dalam hidupku termasuk waktu dan Tuhan. Untuk pertama kalinya aku menemukan kehidupan yang begitu rumit. Rasanya ingin sementara menghilang dari dunia ini. Aku pernah memilih kebebasan, tapi aku justru terpenjara dan terkurung oleh pikiranku sendiri. Aku tak pernah mengenal diriku yang selalu menangis ketika kesepian.
Aku tak pernah mengenal diriku yang mudah sekali marah hanya karena ucapan yang tak menyenangkan. Aku tak pernah ingin membenci keramaian. Tidak ada kata tertinggal. Dalam hidup manusia punya timeline-nya masing-masing. Berbeda adalah sebuah kebebasan untuk diri sendiri. Jika harus berbeda, takdir telah mengaturnya dan keberuntungan kita sudah ditetapkan waktunya. Buku ini merupakan refleksi diri untuk menemukan arti hidup yang sesungguhnya. Ditulis dengan pesan-pesan mendalam dan cerita yang menggugah pembaca.