Inilah Cara Menemukan Saham-Saham Murah

Oleh: Ghulam
01 December 2025
Inilah Cara Menemukan Saham-Saham Murah
saham murah
Share to:

Salah satu kunci utama dalam strategi value investing adalah kemampuan menemukan saham-saham murah atau undervalued. Saham murah yang dimaksud di sini bukan sekadar harganya terlihat rendah, melainkan saham yang memiliki valuasi rendah dibandingkan nilai intrinsiknya. Untuk menilai hal ini, dua rasio yang sering digunakan adalah PER (Price to Earnings Ratio) dan PBV (Price to Book Value).


Jika sebuah saham memiliki PER dan PBV yang relatif kecil, maka saham tersebut bisa dikategorikan sebagai saham yang murah. Lalu, bagaimana cara praktis menemukannya? Anda bisa menggunakan fitur stock screener yang tersedia di berbagai aplikasi atau website penyedia data saham, misalnya TradingView. Fitur ini memungkinkan Anda menyaring saham-saham berdasarkan kriteria tertentu, termasuk PER dan PBV.


Namun, selain menggunakan cara instan melalui aplikasi, ada juga cara manual yang bisa Anda lakukan. Memang agak lebih repot, tetapi justru cara ini seringkali lebih seru karena memberi Anda kesempatan untuk mengeksplorasi pasar saham secara lebih mendalam. Mari kita bahas beberapa cara yang bisa Anda lakukan.


1. Melalui Pemberitaan Media


Sumber pertama yang bisa Anda manfaatkan adalah media. Anda bisa membaca berita bisnis dan ekonomi dari berbagai saluran, seperti koran, majalah, media online, atau bahkan siaran televisi. Berita-berita tersebut biasanya membahas saham-saham yang sedang ramai diperbincangkan.


Nah, dari saham-saham yang populer ini, ada sebagian yang mungkin ternyata memiliki PER dan PBV rendah. Inilah peluang Anda untuk menemukan saham murah. Selain itu, membaca berita secara rutin juga bermanfaat untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda. Dengan begitu, Anda tidak hanya mendapatkan informasi terkini, tetapi juga mampu melihat peluang dari sisi valuasi.


2. Mengamati Produk atau Jasa di Sekitar Kita


Cara berikutnya adalah dengan mengamati produk atau jasa yang Anda gunakan sehari-hari. Tanpa disadari, kehidupan kita sangat dekat dengan perusahaan publik. Mulai dari makanan yang kita konsumsi, paket data internet, kendaraan yang kita gunakan, layanan perbankan, hingga properti tempat tinggal.


Cobalah buat daftar perusahaan publik yang produknya Anda pakai. Setelah itu, periksa valuasi saham-saham perusahaan tersebut dengan melihat PER dan PBV-nya. Jika ternyata rendah, bisa jadi saham itu tergolong undervalued.


Sebagai contoh, pada Februari 2025, saham ASII (Astra International) sempat berada pada posisi terdiskon. Padahal, banyak dari kita yang menggunakan produk-produk ASII, seperti motor dan mobil. Inilah bukti nyata bahwa perusahaan besar sekalipun bisa saja diperdagangkan dengan valuasi murah, dan kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh investor yang jeli.


3. Melihat Saham yang Harganya Turun dalam 1–2 Tahun Terakhir


Strategi lain untuk menemukan saham murah adalah dengan memperhatikan saham-saham yang harganya sudah turun banyak dalam 1–2 tahun terakhir. Misalnya, saham yang telah turun lebih dari 30% selama periode tersebut.


Sepanjang 2024, ada banyak contoh saham yang mengalami penurunan signifikan, seperti INCO (Vale Indonesia), SMRA (Summarecon Agung), TOWR (Sarana Menara Nusantara), hingga BBTN (Bank BTN). Penurunan harga sebesar 30–40% atau lebih biasanya membuat valuasi saham menjadi jauh lebih murah.


Tentu saja, penurunan harga saham tidak terjadi tanpa sebab. Umumnya, penyebabnya adalah penurunan kinerja fundamental perusahaan, seperti laba bersih yang melemah. Namun, justru di balik penurunan inilah peluang bisa muncul. Jika kinerja perusahaan kembali membaik, ada potensi besar harga saham akan naik lagi, bahkan bisa memberikan keuntungan yang signifikan bagi investor.


Karena itu, langkah yang bisa Anda lakukan adalah membuat daftar 3–5 saham yang menurut Anda menarik dan sudah turun setidaknya 20–30% dalam satu tahun terakhir. Dari daftar ini, Anda bisa menganalisis lebih lanjut mana yang benar-benar berpotensi menjadi saham undervalued.


Nah, jika Anda ingin mempelajari strategi menemukan saham undervalued dengan lebih terstruktur dan mendalam, jangan lewatkan buku The Undervalued Stock. Buku ini bisa menjadi panduan praktis untuk membantu Anda meraih peluang cuan cerdas di pasar saham. Beli dan dapatkan buku ini sekarang juga di toko buku Gramedia terdekat atau melalui situs Gramedia.com.

Related News

All News